Pelaksanaan Uji Kompetensi LSP-P1 SMK SMAK Padang

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sebagai Media untuk Menguji Kompetensi Siswa SMK SMAK Padang

 Padang, 22 Oktober 2018,

PENDIDIKAN Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dalam rangka mencerdaskan dan membentuk watak. Ini sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

 

Nah, salah satu jalur pendidikan formal yang menghasilkan tenaga kerja terampil adalah Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). Lulusannya diakui pada jenjang 3 atau jenjang 4 dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Satu sisi, penyiapan sumber daya oleh Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan pekerjaan di era kekinian.

Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan pada siswa-siswi SMK/MAK dilakukanlah Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Sebuah penilaian terhadap kompetensi yang dikuasai oleh siswa terhadap pencapaian kualifikasi selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

UKK dilakukan pada akhir masa studi. Penyelenggaranya: Lembaga Sertifikasi Pendidikan (LSP) atau satuan pendidikan yang sudah terakreditasi bersama Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI).

Di SMK SMAK Padang dengan program pendidikan 4 tahun dengan jurusan Analisis Kimia, saat ini tengah berlangsung UKK. UKK dilakukan untuk siswa. UKK wajib diikuti seluruh siswa kelas XII, yang sebentar lagi akan menempuh Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN), juga ujian teori kejuruan yang merupakan bagian dari pelaksanaan UN. Dengan mengikuti UKK terlebih dahulu, siswa diharapkan bisa lebih berkonsentrasi dalam mengikuti USBN dan UN.

Ujian praktik kejuruan SMK dilaksanakan dengan berpedoman pada standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh DU/DI, LSP, dan perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kemendikbud di tempat-tempat pelaksanaan uji kompetensi dari masing-masing satuan pendidikan yang telah memenuhi syarat dan layak untuk pelaksanaan UKK. Tentu saja, telah diverifikasi oleh koordinator ujian nasional tingkat provinsi atau BP2MK, dan koordinator LSP yang telah ditunjuk sebagai partner kerja sama sekolah atau satuan pendidikan.

Perangkat uji kompetensi keahlian yang harus disiapkan terdiri atas kisi-kisi soal ujian praktik kejuruan, soal praktik kejuruan, instrumen verifikasi penyelenggaraan ujian praktik kejuruan, dan lembar pedoman penilaian soal praktik.

Pelaksanaan ujian kompetensi keahlian, diuji oleh penguji yang berasal dari industri sebagai penguji eksternal dan guru produktif sebagai penguji internal. Hal ini sesuai persyaratan yang telah ditentukan. Yaitu, telah memiliki sertifikat asesor kompetensi dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

Tujuan diadakan UKK untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa yang telah mengikuti proses pembelajaran sesuai bidangnya masing-masing. Juga mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan SMK, sesuai kerangka kualifikasi nasional Indonesia (skill passport). Dan, memfasilitasi kerja sama SMK dengan dunia usaha atau industri, dalam rangka uji kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha atau industry.

 

 Dokumen foto :

 

 

Add comment


Security code
Refresh