Pelaksanaan Uji Kompetensi Kejuruan di LSP-P1 SMK SMAK Padang

Kamis, 2 Maret 2017,

UKK siswaSMK SMAK Padang sebagai Sekolah Menengah Kejuruan yang telah berakreditasi A dapat menyelenggarakan kegiatan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK). Ujian ini merupakan ujian nasional bagi setiap siswa yang berada di tingkat akhir SMK. Berdasarkan pedoman UKK 2017 dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit PSMK), pelaksanaan UKK dapat dilakukan dengan 5 cara :

 

  1. Kerja sama Institusi Pasangan, dalam hal ini dunia usaha dan dunia industri (DUDI) atau Asosiasi Profesi
  2. UKK Mandiri dilaksanakan oleh sekolah terakreditasi
  3. Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3)
  4. Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kedua (LSP-P2)
  5. Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu (LSP-P1)

Sebagai sekolah di bawah naungan Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian RI, SMK SMAK Padang telah memiliki LSP-P1 yang independen, sehingga untuk pelaksanaan UKK pada tahun 2017 ini, dilakukan sesuai dengan skema sertifikasi yang ada di LSP-P1. Skema yang diujikan pada UKK ini adalah skema sertifikasi klaster Analisis Gravimetri, Volumetri dan Spektrofotometri UV-Vis sesuai dengan paket 2 untuk program keahlian Analisis Kimia. UKK ini dilaksanakan selama 3 hari pada Rabu - Jumat tanggal 01 - 03 Maret 2017.

Kegiatan UKK yang dilaksanakan oleh LSP-P1 SMK SMAK Padang diikuti oleh 174 siswa yang mendaftar secara online. Selanjutnya siswa mengikuti alur asesmen yang ada di LSP-P1 SMK SMAK Padang yaitu melengkapi berkas pendukung asesmen dan mengisi asesmen mandiri. Selanjutnya LSP-P1 memeriksa kelengkapan dan kesesuaian berkas untuk kemudian dilakukan pembagian asesi dan asesor. Asesor yang dilibatkan pada kegiatan ini sebanyak 14 orang dari asesor internal SMK SMAK Padang dan 2 orang dari asesor eksternal SMK SMAK Bogor. Selanjutnya asesi melakukan pra asesmen dan seluruh rangkaian asesmen bersama asesor masing-masing di Tempat Uji Kompetensi yang telah ditentukan.

Karena pelaksanaan UKK dan uji kompetensi LSP-P1 dilaksanakan secara simultan, maka instrumen yang harus diisi oleh asesor pun harus 2 rangkap (instrumen penilaian UKK dan Materi Uji Kompetensi). Oleh karena itu, hasil kegiatan ini juga diperoleh 2 output berupa nilai UKK untuk disetorkan ke Diknas Propinsi Sumatera Barat dan Rekomendasi K/ BK dari asesor untuk penerbitan sertifikat kompetensi oleh LSp-P1 SMK SMAK Padang.

Berikut ini merupakan lampiran foto-foto kegiatan UKK :

     

                            Pembukaan Uji Kompetensi                                                               

                             Konsultasi Pra Asesmen

     

                                           Observasi oleh asesor                                                      

                           Tes Lisan dan Penggalian oleh Asesor

      

                        Pembuatan rencana kerja dan tes tertulis                                                

                   Monitoring oleh pengawas dari Diknas Kota Padang

Add comment


Security code
Refresh