PERESMIAN MUSHALLA BAITUL ULUM SMK SMAK PADANG OLEH BAPAK WALIKOTA PADANG

Padang, 12 Januari 2017,

Kendati berkecimpung dengan analisis kimia, majelis guru di Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah Menengah Analisis Kimia (SMK-SMAK) Padang, tidak mengenyampingkan nilai religius. Sekolah di bawah Kementerian Perindustrian ini, tidak cuma menyediakan laboratorium kimia tetapi juga menyediakan sebuah mushala representatif untuk laboratorium agama.

 

Mushala berarsitektur unik dengan gaya Timur Tengah modern yang berdiri megah di sisi barat komplek sekolah tersebut, diresmikan Walikota Padang, H Mahyeldi Dt. Marajo, Rabu (11/1/2017). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan melaksanakan salat dzuhur berjamaah yang langsung diimami Mahyeldi.

"Pendidikan bukan hanya mengasah intelektual, tetapi perlu mengisi rohani dengan penanaman iman. Adanya sarana ibadah, adalah bukti perhatian sekolah untuk peningkatan ketaqwaan siswa dan guru-gurunya," nilai Mahyeldi.

Mushala itu dinamakan Baitul Ulum. Nama ini, menurut Mahyeldi, cukup pas karena berarti rumah atau tempat menuntut ilmu. Ia berharap, mushala yang dibangun dengan dana miliaran rupiah dari partisipasi komite sekolah dan para alumni tersebut, bisa jadi pusat pembinaan akhlak dan mengasah keimanan warga sekolah.

"Karena ilmu pengetahuan (Iptek) perlu diselaraskan dengan iman dan taqwa," tandasnya.

Sementara, Kepala SMK-SMAK Padang, Nasir mengatakan, musala representatif memang sudah lama didambakan warga sekolah. Akhirnya dengan partisipasi alumni dan komite sekolah musala itu terwujud juga.

Kepala SMAK Padang yang baru ini mengungkapkan, sedianya mushala ini akan diresmikan bertepatan dengan akhir masa jabatan kepala yang lama, Sih Parmawati. Namun baru bisa dilaksanakan empat hari kemudian setelah pelantikan dan serahterima jabatannya.

"Keberadaan mushala ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan ibadah dan keagamaan," imbuh Nasir.

 

Dokumentasi Foto :

 

Add comment


Security code
Refresh